12 Oktober 2016

Kurang Bisa Memanfaatkan Ruang, Orang Indonesia Butuh Panduan?

Untuk mengetahui kebutuhan, kesulitan dan keinginan konsumen, salah satu peritel perabotan rumah IKEA Indonesia melakukan survei dan wawancara ke sejumlah rumah. Melalui survei dan wawancara tersebut diketahui banyak hal yang untuk pengembangan produk maupun penataan display termasuk karakteristik penataan interior orang Indonesia.

Ilustrasi Kurang Bisa Memanfaatkan Ruang, Orang Indonesia Butuh Panduan

Seperti apa karakteristik penataan interior orang Indonesia, berikut kutipannya.

IKEA Indonesia sudah tiga tahun masuk ke Indonesia. Sejak itu pula, setiap tahunnya, peritel perabotan rumah ini rutin melakukan survei dan wawancara ke sejumlah rumah untuk mengetahui kebutuhan, kesulitan dan keinginan konsumen. Hasil survei itu kemudian dijadikan masukan untuk pengembangan produk maupun penataan display di showroom agar senada dengan karakteristik kebutuhan rumah tangga di lokasi di mana mereka berada. Dari survei ini juga ketahuan, karakteristik orang Indonesia dalam penataan interior.

Dalam acara peluncuran Katalog IKEA 2017 di Igor’s Pastry and Cafe, Jl. Wijaya II, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, baru-baru ini, desainer interior Indy Anindita mengatakan, orang Indonesia umumnya bermasalah dengan penyimpanan. Sebagian besar tidak terlalu paham cara mengorganisir barang-barang dengan benar sehingga ruangan menjadi terlihat sempit dan penuh.

"Saya lihat kebanyakan ruang tamu penuh kardus isinya barang-barang yang tidak terpakai. Mereka butuh panduan cara mempergunakan space dengan baik," jelas desainer yang bekerja di IKEA Indonesia selama tiga tahun ini, saat konferensi pers Peluncuran Katalog IKEA 2017 di Igor’s Pastry and Cafe, Jl. Wijaya II, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (31/8/2016).

Sementara itu Eliza Fazia, marketing manager IKEA Indonesia mengatakan, kebiasaan lain orang Indonesia adalah senang mengumpulkan benda-benda berukuran kecil. Misalnya saja kabel, charger atau ponsel yang sebenarnya sudah tidak bisa digunakan lagi. "Malah ada yang sebenarnya sudah lupa itu barang masih ada. Kalau beres-beres rumah, barangnya mau dibuang sayang," lanjut Eliza.

Barang-barang yang menumpuk dan tak terpakai membuat ruangan terasa lebih sempit dan tampakberantakan. Terlebih jika penataannya salah dan luas rumah juga terbatas. Sebagai solusinya, Indy menyarankan untuk menempatkan barang-barang tersebut di dalam kardus dan ditempatkan secara vertikal untuk menghemat tempat. "Ruang penyimpanan tidak harus selalu di bagian bawah. Atas lemari juga bisa dimanfaatkan," sarannya.

Referensi: www.wartaproperti.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar